Fungsi-Kromosom-Manusia,-Jenis,-Letak,-Sifat,-Bentuk-&-Protein

Fungsi Kromosom Manusia, Jenis, Letak, Sifat, Bentuk & Protein

Pahami kromosom manusia

Kromosom adalah unit genetik yang juga terdapat di setiap inti sel semua makhluk hidup. Kromosom ini akan berbentuk rangkaian panjang molekul yang terdiri dari DNA atau protein.

 

Fungsi-Kromosom-Manusia,-Jenis,-Letak,-Sifat,-Bentuk-&-Protein

 

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://memphisthemusical.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Setiap sel terdiri dari 3 bagian utama yaitu inti sel, sitoplasma atau membran pelindung sel. Di bagian inti juga terdapat benang halus, yang sering disebut sebagai “kromatid”. Saat sel membelah, benang halus dipintal untuk membentuk kromosom. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, kromosom adalah suatu struktur padat yang tersusun dari 2 komponen molekul yaitu protein atau DNA. Struktur kromosom ini hanya akan terlihat jelas pada metafase pembelahan sel.

Struktur kromosom manusia

A. kromatid

Kromatid adalah bagian dari lengan kromosom yang diikat menjadi satu. Kedua kromatid kembar ini terikat oleh sentromer. Nama jamak untuk kromatid adalah Chromonema. Kromonema juga biasanya terjadi pada pembelahan sel profase atau kadang-kadang dalam interfase.

B. Sentromer

Ada daerah di kromosom yang tidak bisa mengandung gen. Wilayah ini juga dikenal sebagai sentromer. Pada saat pembelahan, sentromer merupakan struktur yang sangat penting dengan lengan kromosom yang menempel satu sama lain di setiap bagian kutub pembelahan. Bagian kromosom yang menempel pada sentromer disebut sebagai “kinetokor”.

C. Chromomers

Kromomer adalah struktur berbentuk manik-manik yang merupakan kumpulan bahan kromatid yang terkadang terlihat pada fisi periode interfase. Kromomer ini juga biasanya terlihat sangat jelas pada kromosom yang telah mengalami banyak pembelahan.

D. Telomer

Telomer merupakan bagian dari DNA pada kromosom yang fungsinya untuk menjaga kestabilan ujung kromosom agar DNA tidak rusak.

Jenis kromosom manusia

Setiap sel dalam tubuh suatu organisme pasti memiliki sekumpulan kromosom dengan jumlah tertentu. Sekumpulan kromosom juga dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu autosom dan gonosom.

A. Autosome

Autosom sering disebut sebagai kromosom tubuh atau kromosom somatik. Autosom merupakan kromosom yang menentukan sifat-sifat sel tubuh. Autosom tidak berperan dalam menentukan jenis kelamin suatu organisme. Jumlah dalam sel tubuh adalah 2n-2, dimana n = jumlah semua kromosom. Misal, jumlah sel autosom dalam tubuh manusia adalah 46-2 = 44 atau 22 pasang. Jumlah sel autosom pada tubuh ayam adalah 78-2 = 76 buah atau 38 pasang.

B. Gonosom

Gonosom sering disebut sebagai kromosom seks sama halnya dengan kromosom seks karena kromosom tersebut berperan dalam menentukan jenis kelamin suatu organisme. Jumlah kromosom kelamin dalam sel manusia adalah 2 atau sepasang. Jenis kelamin pada manusia ditentukan oleh jenis kromosom seks ini. Orang yang akan berjenis kelamin laki-laki akan memiliki kromosom X dan satu kromosom Y (XY) di dalam tubuhnya, sedangkan wanita akan memiliki sepasang kromosom X (XX).

Setelah kita mengetahui keberadaan kromosom tubuh atau kromosom seks, kita dapat menuliskan rumus kromosom yang akan dimiliki sel manusia, misalnya sel tubuh laki-laki 22AAXY, kromosom sel tubuh perempuan 22AAXX, kromosom sel telur 22AX, kromosom sel sperma laki-laki 22AY dan 22AX.

Jumlah kromosom manusia

Ada juga jumlah kromosom yang berbeda dalam tubuh suatu organisme.
Ada dua jenis kromosom pada organisme, yaitu:

  1. Kromosom kelamin (genosom) yang menentukan jenis kelamin
  2. Kromosom tubuh (autosom) yang tidak menentukan jenis kelamin
  3. Kromosom pada makhluk hidup biasanya berpasangan, sehingga disebut diploid.
  4. Kromosom diploid ini dipertahankan dari generasi ke generasi melalui pembelahan mitosis (pembelahan yang menghasilkan dua anak yang identik dengan induknya).
  5. Kromosom yang berpasangan (homologous chromosomes) memiliki bentuk, ukuran, atau komposisi yang sama.

Fungsi kromosom manusia

Fungsi kromosom sangat penting, antara lain:

A. Menyimpan informasi genetik

Kromosom terdiri dari untaian rantai DNA yang berisi informasi genetik seseorang. Kode genetik setiap individu adalah unik dan karena itu juga dapat digunakan untuk melacak kekerabatan di dunia medis dan kepolisian. Informasi genetik yang tersimpan pada kromosom juga dapat dijadikan acuan untuk mencari kelainan bawaan maupun buatan pada tubuh seseorang.

B. Mengatur metabolisme sel

Kromosom ini terletak di inti sel, atau semua aktivitas sel diatur oleh inti sel yang sama di mana sel sebenarnya memiliki kendali atas kromosom. Sintesis protein dalam organisme dapat dilakukan dengan menggunakan kode genetik tercetak yang disimpan pada kromosom.

C. Sarana Keturunan

Ketika sel membelah, baik mitosis dan meisosis, kromosom masuk ke tahap duplikasi. Ini dikatakan bertujuan untuk berbagi informasi genetik yang sama dengan sel baru. Sekarang, sel gamet, yang merupakan sel kelamin, hanya memiliki setengah informasi dari tubuh induknya. Karena selama pembuahan terjadi penyatuan sel gamet. Orang-orang baru yang mengenyam pendidikan memiliki informasi dari kedua orang tuanya.

Lokasi kromosom

Kromosom terletak di dalam sel, langsung di nukleus. Bentuk kromosomnya lurus atau melengkung. Kromosom berada di dalam nukleus karena mereka bertindak sebagai pembawa gen. Kromosom mengandung DNA, RNA, dan protein.

Fitur kromosom

Kita hanya bisa melihat saat kita membagi sel.
Berukuran panjang 0,2-40 m (mikron).
Pada sel prokariotik hanya memiliki satu kromosom dan tidak terletak di dalam nukleus.
Protein terdiri dari histon dan non-histon, yang bersifat netral atau asam.
Secara umum, kromosom memiliki susunan kimiawi yang terdiri dari 60% kromatin, 35% protein, 5% DNA, dan RNA.
Pada sel eukariotik, jumlah kromosom sangat bervariasi tergantung dari jenis organisasinya dan terkandung di dalam nukleus.
Kromosom memiliki beberapa enzim yang terlibat dalam sintesis DNA dan RNA.

Bentuk kromosom

Telosetrik: merupakan salah satu lokasi pada sel yang berada pada sentromernya, sehingga berada di atas kromosom.
Akrosentrik: salah satu penanda lokasi sel yang sentromernya berada di dekat ujung kromosom

Protein pembentuk kromosom

Protein histon

Protein histone adalah suatu bentuk protein yang bersifat basa karena terbungkus dalam DNA dalam sesuatu yang disebut nukleosom.

Protein non-histon

Protein non-histon adalah protein asam, karena mitosis dan meiosis melibatkan pembelahan sel langsung yang seragam pada kromosom.

Lihat Juga: Alight Motion Pro