5-Hal5-Hal-Yang-Mengikuti-Jenazah-Serta-Keterangan-Hadits-Yang-Mengikuti-Jenazah-Serta-Keterangan-Hadits

5 Hal Yang Mengikuti Jenazah Serta Keterangan Hadits

Tiga yang mengikuti tubuh, dua kembali, dan satu tertinggal – Dengan kesempatan ini Dutadakwah akan menjelaskan. Titik dari tiga hal yang mengikuti tubuh dan dua hal yang kembali adalah titik yang pasti terjadi.

Tiga yang mengikuti tubuh, dua kembali, dan satu tertinggal

 

5-Hal5-Hal-Yang-Mengikuti-Jenazah-Serta-Keterangan-Hadits-Yang-Mengikuti-Jenazah-Serta-Keterangan-Hadits

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Kami tidak hanya akan membahas masalah ini di lembar ini, tetapi kedekatan surga dan neraka tidak kalah menarik.
pembukaan

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله الذي أقربنا الجنة وأدخلنا فيها برحمته آمين, وصلى الله وسلم على رسول

Alhamdulillah Puji bagi Allah. Salam salawat semoga kita terus mengalir di zaman Nabi Besar Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Pembaca yang budiman.

Pada kesempatan ini, Dutadakwah akan menyampaikan hadits tentang apa yang mengikuti tubuh dan siapa yang masuk dengannya.

Selain itu, kami juga mengatakan di sini bahwa surga dan neraka tidak jauh. Untuk informasi lebih lanjut, lihat uraian di bawah ini.

Tiga kasus menyusul jebazah tersebut

Masing-masing dari kita pasti akan mati. Jika kematian telah mengambilnya, tidak ada dari kita yang bisa menolaknya. Sebenarnya ada tiga hal yang akan menyelamatkannya, tetapi hanya satu yang bisa menemaninya ke alam baka. Dan hal ini ditegaskan dalam hadits sebagai berikut:

عن أنس رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال الله صلى الله عليه وسلم فيرجع اثنان ويبقه قاله صل الله عليه وسلم فيرجع اثنان ويبقه بلهلهلهعليهلي

Artinya: Dari Anas r.a. dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Ada tiga hal yang harus diikuti seorang almarhum, yaitu keluarganya, hartanya, dan sedekahnya. Kemudian kedua spesies itu kembali dan tersisa satu. Kembalilah ke keluarganya dan hartanya dan tinggalkan sedekahnya.” (Muttafaq ‘alaih). Diknuqil dari Riyadh Sholihin.

Surga dan Neraka sudah dekat

Saat kita melakukan perbuatan baik, sebenarnya kita berada di surga. Dan ketika kita tidak bermoral, kita sebenarnya berada di wilayah neraka.

Seberapa dekat antara kita dan surga Allah? Dan seberapa dekat kita dengan Neraka Allah? Saudaraku seiman, pesan ini dijawab oleh Rasulullah seperti dalam hadits berikut;

Suara hadits surga dan neraka sudah dekat

عن ابن مسعود رضي الله عنه قال, قال النبي صلى الله عليه وسلم:

Artinya: Dari Ibn Mas’ud r.a. Dia berkata, “Nabi berkata:

“Surga lebih dekat dengan salah satu dari Anda daripada ikatan sumpahnya, Neraka itu sama”. (Kisah Bukhari)

Deskripsi hadits:

Arti hadits di atas adalah sangat mudah mencapai surga atau neraka. Jika ingin masuk surga, dia harus memiliki niat yang benar, taat kepada Allah, menjalankan semua perintah, dan menjauhi semua larangannya.

Namun, jika Anda ingin masuk neraka, tentu saja ikuti keinginan untuk hawa nafsu. Mematuhi keinginan iblis dan melakukan segala sesuatu dalam bentuk amoralitas dan kejahatan. (Semoga kita dilindungi oleh Allah dari siksaan neraka).

Saya hanya ingin menjadi sahabat rasul di surga

Abu Firas yaitu Rabi’ah bin Ka’ab al-aslami radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah SAW menyuruhnya untuk meminta apa saja yang akan disampaikan Rasulullah Allah. Ternyata satu-satunya permintaannya adalah menjadi sahabat Rasulullah di Surga. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang kami kutip dari Rayadhush-sholihin sebagai berikut;

Hadis itu dibaca dari Abu Firas

عن أبي فراس ربيعة بن ا أس ى دم أس مي ى ى م م فَقَالَ: أوَ غَيْرَ ذَلِكَ؟ ، قُلْتُ: هُوَ ذَاكَ. قَالَ: فأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرةِ السُّجُوْدِ ، رواه مسلم

Makna hadits dari Abu Firas

Artinya: Dari Abu Firas yaitu Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami, hamba Nabi s.a.w. dan dia juga termasuk dalam kelas Ahlussuffah. Yakni r.a. dia berkata:

“Aku bermalam bersama Rasulullah, lalu kubawakan padanya sesuatu dengan air cucian dan keinginannya. Artinya pakaian dan sebagainya. Lalu dia berkata:

“Tanya saya!”. Saya bilang:. “Saya meminta Anda untuk menjadi teman Anda di surga”.

Dia shollallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi:

“Apakah tidak ada yang lain?”

Saya menjawab, “Ya, itu saja.”

Kemudian dia berkata, “Kalau begitu bantu aku mengabulkan permintaanmu dengan memaksakan dirimu lebih banyak bersujud. Artinya kamu juga harus berjuang untuk memenuhi permintaan ini dengan meningkatkan ibadah kepada Tuhan.” (Cerita Muslim).

Jadi secara kasar menjelaskan materi Dutadakwah; Tiga mengikuti tubuh, dua kembali, dan satu tertinggal – semoga terinspirasi oleh inti dari deskripsi ini. Mohon abaikan uraian kami jika pembaca tidak setuju. Terima kasih atas kunjungan anda Wallahu A’lamu Bish Showab.

Lihat Juga : https://www.dutadakwah.co.id/doa-menyembelih-hewan/