Pasar Smartphone Global Diprediksi Menurun pada 2022

Pasar Smartphone Global Diprediksi Menurun pada 2022

Pasar smartphone global diperkirakan akan menurun pada tahun 2022, ini alasannya

Pasar Smartphone Global Diprediksi Menurun pada 2022

Firma riset TrendForce baru saja merilis studi tentang prakiraan pengiriman smartphone untuk tahun 2022. Mereka memprediksi pasar smartphone global akan mengalami penurunan.

Dua faktor utama yang dikutip, yakni pandemi di China dan inflasi. TrendForce memprediksi produksi smartphone global bisa mencapai 1,333 miliar unit tahun ini.
Baca juga

Dapatkan Skin Wreck King dan klaim kode penukaran ML pada 21 Juni 2022
Melawan arus! Warganet meminta sopir agar Ojol menyanyikan lagu ulang tahun
Cara mengkloning data ponsel Android dengan dan tanpa aplikasi
Moonton secara resmi mengumumkan tanggal kompetisi M4 World Championship Mobile Legends
Alat Perbaiki Rilis YouTube, Dapat Memperbaiki Video Tanpa Mengunggah Ulang

Jumlah ini bahkan bisa turun jika terjadi krisis ekonomi. TrendForce memperingatkan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina akan memperburuk masalah inflasi global.

Inflasi yang tinggi menyebabkan penurunan pendapatan pribadi, yang mengarah pada pengurangan anggaran untuk membeli ponsel.

Menurut TrendForce, salah satu alasan utama mengapa kinerja pasar tidak mengesankan adalah penguncian di China. Hal ini mempengaruhi perekonomian secara umum dan menyebabkan lebih sedikit orang yang membeli smartphone baru.
ilustrasi ponsel cerdas. (berlawanan dengan)

Penurunan 13 persen di pasar smartphone diperkirakan terjadi di China. Penurunan pembelian di China juga mempengaruhi pasar global, mengingat negara tirai bambu merupakan konsumen terbesar di dunia.

Menurut GSMArena, pasar smartphone global akan sangat menantang pada paruh kedua tahun 2022. Mereka memperkirakan China akan tetap menjadi pasar terpenting, namun akan menyusut dari 24,2 persen menjadi 21,1 persen.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Didukung oleh GliaStudio

India menempati urutan kedua dengan pengapalan ponsel terbanyak dengan pangsa pasar 13,1 persen. Amerika Serikat berada di urutan ketiga dengan pangsa pasar 11 persen.

“Secara keseluruhan, pangsa pasar penjualan smartphone China masih menempati urutan pertama dunia. Namun karena dampak pandemi, pangsa pasarnya turun dari 24,2 persen tahun lalu menjadi 21,1 persen tahun ini. Sedangkan total estimasi pengiriman turun dari 325 juta. unit tahun lalu menjadi 283 juta unit. Penurunan tahunan sekitar 12,9 persen,” tulis Trendforce di situs resminya.

Kebijakan ketat “nol-COVID” China memberikan tekanan pada perekonomian, sehingga permintaan smartphone juga turun. Inflasi akibat perang Rusia-Ukraina dan pandemi di China diperkirakan akan menciptakan berbagai masalah di sektor ekonomi untuk saluran distribusi, yang akan menyebabkan penurunan pasar smartphone global, klaim TrendForce.

Sumber :