Vagetoz Ingatkan Manusia Agar Tidak Lupa Bersyukur

Vagetoz Ingatkan Manusia Agar Tidak Lupa Bersyukur

Vageoz mengingatkan orang-orang untuk tidak lupa bersyukur berkat single religi terbarunya

Vagetoz Ingatkan Manusia Agar Tidak Lupa Bersyukur

Selama bulan suci Ramadhan ini, sejumlah musisi bergantian membawakan lagu religi mereka. Begitu juga dengan Vageoz yang dikenal cukup konsisten merilis lagu-lagu bernuansa islami.

Kali ini, Vageoz memperkenalkan single berjudul Lupakan Besyukur yang ditulis oleh penyanyi Teguh Permana. Lagu terbaru Vageoz ini menceritakan tentang orang-orang yang sering lupa untuk bersyukur atas nikmat yang telah mereka terima. Teguh sendiri sudah sering mengalami hal ini.

“Saya yakin ini bukan hanya pengalaman saya saja, banyak orang lain yang pernah mengalaminya. Harus kita akui sebagai manusia kita kurang bersyukur karena manusia selalu memandang ke atas. Meski banyak di antara kita yang kurang beruntung seperti kami,” kata Teguh dalam siaran pers yang diterima KapanLagi.com.

1. Kendala yang ditemui selama proses perekaman

Vagetoz merilis single religi “Lupakan Thanksgiving” / Kredit foto: Dokumentasi Pribadi
Sedangkan untuk aransemen musiknya, unsur oriental jelas terdengar dalam lagu ini. Meski Vageoz juga menyematkan unsur Timur Tengah di single religi sebelumnya, single ini tetap memiliki perbedaan yang mencolok.

Dari tempo hingga aransemen hingga pilihan nada, semua perbedaannya bisa didengar. Karena menginginkan hasil yang maksimal, Teguh pun mengakui bahwa proses pengisian suara menjadi kendala utama.

“Saya kurang senang dengan nyanyiannya. Ulangi lagi. Lagu ini memainkan kunci nada rendah, tidak seperti lagu Vagetoz lainnya. Karena saya ingin orang lain bisa menyanyikannya,” jelas Teguh.

2. Pesan positif dalam lagu “Lupakan Syukur”

Seperti lagu religi lainnya, lagu Lupa Bersyukur mengandung pesan positif. Vageoz ingin mengingatkan semua orang tentang pentingnya rasa syukur.

“Selain agar lagunya bisa dianut masyarakat, yang terpenting liriknya bisa menjangkau dan berdampak positif. Terkadang orang bersyukur ketika diberi banyak harta, namun banyak dari mereka yang tidak menyadari bahwa ketika kita masih diberi kesehatan, kita jarang bersyukur. Kalau panjang umur untung, luar biasa,” kata Teguh.

Sumber :